Pengantar Website Minggu Ke-44
Data merupakan hal yang sangat penting untuk mengembangkan program maupun perencanaan. Berbagai bentuk dan sumber data akan lebih bermakna dan berarti manakala dapat diolah dengan baik.
Temuan dalam riset operasional menunjukkan bahwa data yang dikumpulkan oleh organisasi masyarakat sipil (OMS) maupun organisasi berbasis masyarakat (OBK) lebih sekedar sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada pemberi dana, tidak dimanfaatkan untuk kepentingan mereka sendiri.
Pengantar Website Minggu Ke-43 2015
Pembaca yang budiman…
Edisi website kali ini mengangkat tema Profilaksis Pra Pajanan dan IMS. Profilaksis Pra Pajanan (PPrP). PPrP adalah penggunaan obat ARV bagi orang yang belum terinfeksi HIV untuk dapat melindungi sebelum terjadinya paparan terhadap HIV. WHO merekomendasikan metode pencegahan ini dikhususkan kepada pasangan serodiskordan, LSL, dan transgender.
Pengantar Website Minggu Ke-42 2015
Pembaca website yang budiman…
Epidemi AIDS dalam wacana global akan berakhir pada tahun 2030 sehingga AIDS tidak lagi menjadi sebuah ancaman bagi kesehatan masyarakat karena penyebaran HIV dapat dikendalikan. Pendekatan untuk pencapaian target ini dikenalkan dengan strategi Fast Track: End AIDS by 2030 oleh UNAIDS ( Link ). Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mencapai target ini ditandai dengan produk kebijakan seperti arah pembangunan kesehatan dalam Rencana Pembangunan Menengah Nasional dan Rencana Aksi Nasional Pengendalian HIV di sektor Kesehatan 2015-2019 ( Link ).
Pengantar Website Minggu Ke-41 2015
Pembaca yang budiman...
Kebijakan anti prostitusi ibarat pedang bermata dua. Pada satu sisi, kebijakan anti prostusi bermaksud melindungi perempuan dari ekploitasi seksual, pada sisi lainnya kebijakan ini justru menjadi alat legal untuk melakukan diskriminasi dan stigmatisasi terhadap populasi kunci yang berdampak pada diskriminasi dalam memperoleh akses layanan kesehatan. Kebijakan anti prostitusi di beberapa daerah tidak sejalan dengan upaya penanggulangan HIV dan AIDS. Penutupan prostitusi justru menyulitkan upaya pengendalian penularan IMS dan HIV. Begitu pula dengan ruang bagi populasi kunci (pekerja seks) untuk mengakses layanan kesehatan.
Pengantar Website Minggu Ke-40 2015
Edisi website kali ini mengusung tema tentang Konsep Resiko Penularan HIV dalam Konteks Relasi Sosial. Risiko adalah suatu kemungkinan terjadinya dampak buruk atas tindakan tertentu. Konsep resiko pada satu sisi bisa menunjukkan kemungkinan memperoleh dampak buruk (risk taking) atau sesuatu yang dilakukan pihak lain (something done to you).
© 2026 Kebijakan AIDS Indonesia