Pengantar (Introduction)

Pengantar Minggu Ke-21 2016

IlustrasiWebsite edisi minggu ini mengangkat tema tentang TB Multi Drug Resistance (TB-MDR). Indonesia merupakan salah satu dari 10 negara dengan angka kasus TB MDR terbanyak di dunia. TB MDR adalah bentuk spesifik dari penyakit TB dimana kuman resisten terhadap setidaknya dua jenis dari obat anti tuberkulosis (OAT) yang utama yaitu Isoniazid (H) dan Rifampicin (R). Program Manajemen Terpadu Pengendalian Tuberkulosis Resisiten Obat (MTPTRO) di Indonesia telah dimulai sejak tahun 2009, yang dikembangkan secara bertahap di wilayah Indonesia, sehingga pasien dapat mengakses layanan secara cepat dan sesuai dengan standar. Program MTPTRO merupakan bagian dari integral pengendalian TB Nasonal yang diperkuat dan dinyatakan dalam Permenkes RI No 13/MENKES/PER/II/2013.

Pengantar Minggu Ke-20 2016

for Better AIDS PolicyWebsite edisi minggu ini menyajikan beberapa tulisan tentang tehnik penyusunan sebuah kebijakan yakni tehnik delphi. Tehnik delphi adalah salah satu metode yang lazim dipergunakan untuk menentukan atau mencari konsensus untuk satu hal dengan melibatkan para ahli di bidangnya.  Teknik Delphi ini dapat digunakan dalam proses penyusunan  kebijakan dan progam penanggulangan HIV dan AIDS, semisal dipergunakan untuk  menentukan Model Pencegahan Melalui Transmisi Seksual di tingkat layanan primer.

Pengantar Minggu Ke-19 2016

IlustrasiKekerasan seksual yang akhir-akhir ini marak terlaporkan kejadiannya, memunculkan keprihatinan yang mendalam dari berbagi kalangan. Di tengah perdebatan pro dan kontra untuk memberikan hukuman kepada pelaku kekerasan seksual dengan sanksi yang berat, ada  usulan menghilangkan kemampuan pro-kreasinya dengan melakukan pengebirian diajukan sebagai bentuk hukuman dalam rancangan Peraturan Pengganti Undang-Undang (PERPU) tentang perlindungan anak dan perempuan dari kekerasan seksual. Apakah hukuman ini akan menjadikan efek jera bagi pelaku kekerasan seksual, dan memberikan dampak yang positif?

Pengantar Minggu Ke-18 2016

Ilustrasi | ShutterstockWebsite edisi kali ini mengangkat tema tentang kekerasan terhadap perempuan dan  anak. Mengacu pada UU Nomor  35 Tahun 2014 serta Undang-undang No. 23 Tahun 2004, secara umum kekerasan dapat diartikan sebagai perbuatan yang berakibat timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, psikis, seksual, dan/atau penelantaran, termasuk ancaman untuk melakukan perbuatan, pemaksaan, atau perampasan kemerdekaan secara melawan hukum. Kekerasan berakibat pula pada ketakutan, hilangnya rasa percaya diri, hilangnya kemampuan untuk bertidak, rasa tidak percaya atau penderitaan psikis berat pada seseorang. Kekerasan terhadap perempuan masih menjadi masalah yang cukup besar di Indonesia, bahkan juga di dunia. Beberapa artikel dalam edisi ini menyoal tentang berbagai bentuk kekerasan yang bersumber dari berbagai kajian dari berbagai negara termasuk di Indonesia.

Pengantar Minggu Ke-17 2016

Ilustrasi | Kebijakan AIDSWebsite edisi kali ini, mengangkat tema tentang  kepatuhan terhadap pengobatan HIV. Kepatuhan atau aderen terhadap terapi antiretroviral ( ART ) adalah kunci keberhasilan pengobatan infeksi HIV, karena ART berkelanjutan mampu menekan HIV hingga tak terdeteksi, mengurangi risiko resistensi obat, meningkatkan kualitas dan kelangsungan hidup,  meningkatkan kesehatan secara keseluruhan serta mengurangi risiko penularan HIV. Mencapai kepatuhan terhadap ART adalah penentu penting dari hasil jangka panjang pada pasien yang terinfeksi HIIV. Ada sejumlah faktor yang mempengaruhi kepatuhan pengobatan ARV, sehingga untuk meningkatkan kepatuhan perlu kiranya untuk mengetahui barrier.

Penelitian

Knowledge Hub

knowledgehub

knowledgehub

knowledgehub

Informasi

sejarahaids sistemkesehatan kebijakankesehatan kebijakanaids

Didukung oleh

AusAID