Ilustrasi | republika.co.idREPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Kota (Pemkot) Padang menginstruksikan penanggulangan HIV/AIDS harus dilakukan secara terpadu. Wali Kota Padang, Mahyeldi Ansharullah mengatakan, terjadi peningkatan penderita HIV/AIDS pada usia produktif, yakni 20 hingga 30 tahun.

"Sehingga perlu upaya-upaya penanggulangan secara terpadu, efektif dan efisien," kata dia dalam keterangan tertulis yang diterima Republika, Selasa (10/1).

Rangkul Penderita HIV dengan Berburu Foto | manteb.comSOLO, MANTEB.com – Aura kecerian dan kepolosan terlihat dari wajah Jibril, salah seorang penderita HIV yang bertempat tinggal di Kota Solo. Di umurnya yang baru menginjak 7 tahun, dia sudah harus berjuang melawan penyakit yang banyak orang menganggap sebagai penyakit menakutkan. Namun, semangat dan tingkahnya seolah tidak menggambarkan betapa bahayanya penyakit ini bagi dia.

Diah Kusworini (Dinkes Jember) | beritajatim.comJember (beritajatim.com) - Dinas Kesehatan Kabupaten Jember menolak usulan dari legislator DPRD setempat dari Partai Hanura, Isa Mahdi, untuk membuka identitas pasien HIV/AIDS.

Isa mempertanyakan keistimewaan pasien HIV/AIDS dibanding pasien penyakit lain yang berbahaya, dalam rapat kerja dengan Dinkes di ruang Komisi D DPRD Jember, Selasa (31/1/2017) kemarin.

Isa menginginkan pasien HIV/AIDS tidak ditutupi, sebagai bagian dari upaya melindungi warga yang sehat. "Saya sekarang lebih takut tertular karena pisau cukur daripada hubungan seksual," katanya.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Diah Kusworini mengatakan, kerahasiaan tak hanya pada penderita HIV/AIDS. "Dalam ketentuan kesehatan, rekam medis itu harus dijaga," katanya.

Ilustrasi | THINKSTOCK.COMBANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Deteksi dini HIV di Banjarbaru terus gencar dilakukan Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Dinkes Banjarbaru.

Langkah yang dilakukan pihak KPA Banjarbaru ini salah satunya dengan mendatangi Bintang Karaoke di Jalan Sei besar Banjarbaru. Ada 30 orang yang ikut tes HIV saat itu, Minggu (15/1).

"Ya. Saya sudah menyebarkan surat ke pengusaha Karaoke, hotel, instansi. Menawarkan vct mobile, penyuluhan/konseling dan tes HIV sukarela, yang dilaksanakan di luar klinik VCT," ujar Sekretaris KPA Banjarbaru Edi Sampana.

Fernando Sikumbang | Rabu, 11 Mei 2016

Sejumlah anggota lintas komunitas di Kota Dumai membentang spanduk berisi ajakan untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS di Kota Dumai. Aksi ini merupakan bentuk solidaritas pada peringatan Hari HIV/AIDS se Dunia di Kota Dumai. | TribunPekanbaru/FernandoTRIBUNPEKANBARU.COM, DUMAI - Data KPA Dumai secara kumulatif hingga Maret 2016 tercatat ada 318 pengidap HIV/AIDS di Kota Dumai. Jumlah ini menempatkan Dumai di posisi ketiga di Provinsi Riau dalam jumlah penderita HIV/AIDS.

Sedangkan untuk tingkat Nasional, secara kumulatif terdapat 160.138 pengidap HIV. Sedangkan 65.790 adalah pengidap AIDS. Mereka tercatat secara kumulatif sejak 1987 hingga 2015.

"Jumlah ini didominasi kaum pria. Lantas ibu rumah tangga, yang kebanyakan ditularkan lewat suaminya," ujar Perwakilan Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN), Muhammad Yusuf, Rabu (11/5/2016).

Penelitian

Knowledge Hub

knowledgehub

knowledgehub

knowledgehub

Informasi

sejarahaids sistemkesehatan kebijakankesehatan kebijakanaids

Didukung oleh

AusAID