Oleh: Kent Buse, Jonathan Jay, Morolake Odetoyinbo
Gerakan penanggulangan HIV dan AIDS saat ini menunjukkan cukup banyak keberhasilan, antara lain penurunan jumlah infeksi mulai dari 3.1 juta menjadi 2.0 juta sejak tahun 2000 dan kematian yang terkait dengan AIDS juga sudah menurun sekitar 40% sejak 2005. Lebih dari 15 juta orang saat ini sudah bisa mengakses pengobatan. Meskipun demikian, AIDS masih menjadi penyebab utama kematian pada wanita usia subur dan penyebab kematian utama di Afrika – termasuk pada kelompok muda.
Oleh: Abu S. Abdul-Quader, Andrew L. Baughman, and Wolfgang Hladik
Tujuan Review
Estimasi besaran populasi kunci penting untuk advokasi, perencanaan program, dan monitoring epidemi HIV dalam populasi tersebut. Sebuah review publikasi terkini estimasi besaran populasi diantara populasi kunci meliputi LSL, penasun, dan pekerja seks perempuan dan lelaki, yang dilakukan untuk mengidentifikasi dan menilai praktik-praktik terbaru pada tingkat global.
Stigma dan diskriminasi menjadi hambatan utama untuk pencegahan HIV, pengobatan, perawatan dan dukungan. Secara khusus, penelitian telah menunjukkan bahwa stigma dan diskriminasi merusak upaya pencegahan HIV dengan membuat orang takut untuk mencari informasi HIV, layanan dan modalitas yang dapat membantu mengurangi risiko infeksi dan mengadopsi perilaku yang lebih aman untuk mengurangi kecurigaan terhadap status HIV mereka. Penelitian juga menunjukkan bahwa stigma dan diskriminasi, dapat dihubungkan dengan ketakutan akan terjadinya kekerasan, mengecilkan hati ODHA untuk mengungkapkan status mereka bahkan kepada anggota keluarga dan pasangan seksual, hal ini juga melemahkan kemampuan dan kemauan mereka untuk mengakses pengobatan serta mempengaruhi terhadap kepatuhan berobat. Dengan demikian, stigma dan diskriminasi melemahkan kemampuan individu dan masyarakat untuk melindungi diri dari HIV dan agar dapat tetap hidup sehat dengan status HIV nya.
Panduan yang disusun oleh WHO dan di luncurkan pada bulan Mei 2015 kemarin memberikan petunjuk konsolidasi, prioritas dan gambaran indikator kunci yang dapat digunakan untuk mengawasi dan memantau respon sektor kesehatan terhadap penanggulangan HIV dan AIDS baik di tingkat nasional maupun global. Tujuan utama dari panduan ini adalah membantu masing-masing negara untuk memilih, mengumpulkan dan menganalisa secara sistematis informasi strategis yang ada agar dapat dimanfaatkan oleh sektor kesehatan untuk melakukan respon penanggulangan HIV dan AIDS. Tujuan dari dilakukannya konsolidasi adalah untuk memastikan bahwa seluruh indikator ada di satu tempat, menjadi prioritas dan terhubung dalam suatu rantai hasil, dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung layanan yang berkualitas dalam cascade layanan HIV di sektor kesehatan.
Manual ini secara komprehensif menyediakan panduan praktis bagi penyedia layanan kesehatan agar dapat meningkatkan responnya dalam masalah kekerasan terhadap perempuan. Manual ini ditulis untuk negara berkembang, dengan tujuan untuk mengatasi kesenjangan dalam penelitian dan literatur tentang cara mengintegrasikan respon kekerasan terhadap perempuan ke dalam sektor kesehatan. Dalam pembahasannya, manual ini mengedepankan perspektif layanan kesehatan berbasis hak.
© 2026 Kebijakan AIDS Indonesia