Oleh: Abu S. Abdul-Quader, Andrew L. Baughman, and Wolfgang Hladik
Tujuan Review
Estimasi besaran populasi kunci penting untuk advokasi, perencanaan program, dan monitoring epidemi HIV dalam populasi tersebut. Sebuah review publikasi terkini estimasi besaran populasi diantara populasi kunci meliputi LSL, penasun, dan pekerja seks perempuan dan lelaki, yang dilakukan untuk mengidentifikasi dan menilai praktik-praktik terbaru pada tingkat global.
Temuan:
Kajian-kajian mengunakan metode bervariasi meliputi capture-recapture, layanan berganda, penggadaan obyek layanan unik. Kajian lain menerapkan sensus dan enumerasi, sering sebelum pelaksanaan dari satu survei perilaku. Peningkatan jaringan digunakan tidak secara tidak terus menerus. Metode yang lebih baru atau variasi metode-metode estimasi besaran yang ada digunakan tersendiri dalam survei-survei tersebut.
Ringkasan
Sebuah lingkup metode estimasi besaran tersedia. Semua metode tergantung pada asumsi teoritis yang sulit berpadu dalam praktik, secara nalar sulit dilakukan, atau belum divalidasi. Estimasi besaran populasi kunci yang valid dan akurat tetap perlu karena hal tersebut menantang untuk dilakukan; Penggunaan secara bersamaan dari metode yang beragam dapat dijustifikasi untuk memfasilitasi trianggulasi dan interpretasi dari estimasi yang dihasilkan. Penelitian yang formatif dapat membantu memperjelas ketepatan dan fisibilitas dari metode estimasi besaran yang berbeda.
Kata Kunci: Capture-recaptur, populasi kunci, scalu up jaringan, penggandaaan obyek unik.
Link Jurnal:







