Evi has more than 10 years of experiences in project management of community development and research at local and international organization with various background issues (such as reproductive health, HIV and AIDS, the environment, disaster risk reduction, peace building or conflict transformation and also about nutrition for school children). She started her career as a research assistant in a research of reproductive health on Balinese rural women funded by The Population Council. Since August 2013, she has been joining at Center for Health Policy and Management (CHPM) Faculty of Medicine, Gadjah Mada University as a Research Coordinator for a multi-centered research project with 9 universities in 8 provinces (HIV/AIDS Policy and Programming within the Framework of Health System in Indonesia), funded by DFAT. Up to now she also work as a lecturer assistant in Graduate Program of Public Health, Health Behavior and Promotion Program, Faculty of Medicine, Gadjah Mada University.
dr. Satiti Retno Pudjiastuti, SPKK(K) merupakan salah satu pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, sekaligus sebagai konsultan pada Kolegium Ilmu Kesehatan Kulit & Kelamin. Kesehariannya, dia merupakan dokter di RSUP DR. Sardjito, dan rumah sakit swasta di Yogyakarta dengan spesialisasi kulit dan kelamin. Dia memiliki perhatian dalam isu HIV dan AIDS dan sangat dekat dengan komunitas populasi kunci. Ketertarikan dan keseriusannya dalam isu HIV menjadi salah satu alasan bergabung di dalam projek penelitian Kebijakan dan Program HIV dan AIDS dalam Kerangka Sistem Kesehatan di Indonesia, kerjasama PKMK FK UGM dan DFAT sebagai peneliti utama. Sebelumnya, dia sudah lama berkecimpung dalam penelitian HIV dan AIDS dari perspektif medis. Disamping itu, dia juga produktif menulis karya ilmiah yan diterbitkan di jurnal nasional maupun internasional. Lebih dari 20 karya tulisnya pernah diterbitkan dalam jurnal nasional. Dia sering diminta menjadi narasumber pada forum seminar, pertemuan nasional, maupun konferensi internasional. Pengalaman lain yang dimiliki adalah menjabat sebagai ketua PERDOSKI cabang Yogyarta dan wakil ketua PERDOSKI Pusat.
© 2026 Kebijakan AIDS Indonesia