Surveilans Terpadu Biologis dan Perilaku (STBP) 2011 ini dilaksanakan untuk mendapatkan gambaran besaran masalah, faktor risiko, pengetahuan dan cakupan program, sehingga dapat diketahui dinamika epidemi HIV di Indonesia. STBP 2011 dilakukan di 23 kota/kabupaten di 11 provinsi, dimana sebagian besar kota/kabupaten terpilih sama dengan kabupaten/kota (lokasi) STBP 2007.
STBP 2011 bertujuan untuk mengetahui prevalensi HIV dan IMS (sifilis, gonore, dan klamidia) pada populasi paling berisiko (berisiko tinggi) dan mengetahui tingkat pengetahuan tentang HIV-AIDS, perilaku berisiko tertular atau menularkan HIV, dan cakupan intervensi program pada populasi paling berisiko dan populasi rawan.
© 2026 Kebijakan AIDS Indonesia