TribunNews, 17 April 2014

TRIBUNNEWS.COM/CHOIRUL ARIFIN IlustrasiTRIBUNNEWS.COM, YOGYA - Jumlah penderita HIV/AIDS di Kota Yogyakarta semakin meningkat dari tahun ke tahun. Data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Kota Yogyakarta menyebut sejak 2004 hingga 2013 ditemukan 677 kasus HIV/AIDS di Kota Gudeg.

Ironisnya tiga tahun terakhir, tren temuan kasus yang ada semakin meningkat jumlahnya. KPA menyebut 2011 terdapat 55 temuan kasus HIV/AIDS, 2012 sebanyak 81 kasus dan pada 2013 jumlahnya meningkat mencapai 111 kasus.

Satu lagi yang patut diwaspadai, ternyata ancaman HIV/AIDS di Yogyakarta kini mengintai kaum Ibu Rumah Tangga (IRT). Sebab berdasarkan data KPA, IRT yang terinfeksi HIV/AIDS di Yogyakarta dari tahun ke tahun trennya semakin naik.

"IRT juga cenderung naik, karena kecenderungan laki-laki jika jauh dari istri akan "jajan" dan itu bisa menularkan ke istri," kata Sekretaris KPA Kota Yogyakarta F Kaswanto di Balai Kota Yogyakarta, Rabu (16/4/2014).

Tren kenaikan IRT yang terjangkit juga beresiko mengakibatkan penderita HIV/AIDS semakin banyak.

Laporan Wartawan Tribun Jogja, Dwi Nourma Handito

Sumber: TribunNews

Penelitian

Knowledge Hub

knowledgehub

knowledgehub

knowledgehub

Informasi

sejarahaids sistemkesehatan kebijakankesehatan kebijakanaids

Didukung oleh

AusAID