Berita Satu, 23 Januari 2014

Sejumlah pengunjukrasa menggelar aksi memperingati Hari Aids Dunia, saat car freeday di Jl Raya Darmo, Surabaya, Minggu (1/12). (sumber: ANTARA FOTO)Manado - Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) ditetapkan sebagai daerah terbaik dalam menjalankan program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS selama tahun 2013.

"Ini buah kerja keras dari semua pemangku kepentingan di daerah, sebagai upaya untuk menanggulangi dan mencegah penyebaran HIV/AIDS tersebut," kata Pengelolah Program pada Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Sulut Jones Oroh di Manado, Rabu.

Terpilihnya Provinsi Sulut itu setelah melalui penilaian selektif dari Kementerian Kesehatan, Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN), Nahdlatul Ulama dan PKBI selaku penerima bantuan dana dari Global Fund di tingkat pusat.

"Penilaian didasarkan pada indikator-indikator program yang ada di masing-masing SR (sub recipient) di tingkat provinsi, yaitu KPA provinsi, dinkes dan LKKNU serta komitmen dan kepedulian para pimpinan daerah setempat," tambahnya.

Hasil kompilasi penilaian pada semester tujuh (periode Juli-Desember 2013) menempatkan Sulut sebagai provinsi terbaik se-Indonesia.

Menurut Oroh, penghargaan ini awalnya direncanakan oleh panitia nasional akan diterima oleh Gubernur Sulut SH Sarundajang selaku Ketua KPA Provinsi Sulut atau Wagub selaku Ketua Pelaksana.

Tapi karena situasi di Sulut yg belum kondusif akibat bencana alam sejak 15 Januari 2014, maka penerimaan penghargaan ini diwakilkan kepada Sekretaris KPA Provinsi Sulut Dr MSJ Tangel-Kairupan.

"Prestasi ini merupakan hasil upaya dan kerja keras dari semua komponen yang ada di KPA, Dinkes dan LKKNU di tingkat provinsi dan kota/kabupaten serta dukungan pimpinan daerah dan seluruh elemen masyarakat," jelasnya.

Ia berharap semoga dengan prestasi ini lebih memacu semangat kepedulian dan perhatian semua komponen di Sulut, untuk lebih meningkatkan lagi langkah pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS, sehingga dapat menyelamatkan masyarakat Sulut dari infeksi dan kematian akibat penyebarannya.

Sebelumnya Sekretaris KPA Nasional Dr Kemal Siregar memberikan apresiasi yang besar ke Provinsi Sulut, karena kinerja yang dilakukan sangat baik dan optimal.

Menurutnya, pemberian penghargaan ini sudah dilakukan pada Selasa (21/1) di Jakarta pada saat pembukaan pertemuan evaluasi nasional semester tujuh program pencegahan dan penanggulangan HIV-AIDS.

Penulis: /ARD; Sumber: ANT

Sumber: Berita Satu