Oleh: Kent Buse, Jonathan Jay, Morolake Odetoyinbo

The LancetGerakan penanggulangan HIV dan AIDS saat ini menunjukkan cukup banyak keberhasilan, antara lain penurunan jumlah infeksi mulai dari 3.1 juta menjadi 2.0 juta sejak tahun 2000 dan kematian yang terkait dengan AIDS juga sudah menurun sekitar 40% sejak 2005. Lebih dari 15 juta orang saat ini sudah bisa mengakses pengobatan. Meskipun demikian, AIDS masih menjadi penyebab utama kematian pada wanita usia subur dan penyebab kematian utama di Afrika – termasuk pada kelompok muda.

The Sustainable Development Goal (SDGs) untuk kesehatan menunjukkan pergeseran yang cukup mendasar pada prioritas politik, yang memberikan kesempatan yang besar untuk lebih mematangkan respon AIDS global. SDGs lebih mengutamakan pendekatan yang terintegrasi dan holistik, dengan mengakui adanya beban peningkatan permasalahan kesehatan – termasuk penyakit kronis progresif yang memberikan dampak pada ODHA – dan membutuhkan cara yang lebih adil dan berkelanjutan dalam pembiayaan kesehatan melalui jaminan kesehatan umum (universal health coverage/UHC).

Bila pendekatan ini dilakukan secara strategis, agenda SDGs termasuk didalamnya UHC, dapat secara signifikan menguntungkan bagi ODHA. Hal ini dikarenakan keduanya baik UHC dan respon HIV/AIDS memiliki tujuan umum yang sama yang berkisar pada keadilan, non-diskriminasi, martabat dan keadilan sosial. Untuk itu, ada lima pokok agenda yang diajukan disini untuk dapat mencapai kesehatan, martabat dan kesejahteraan bagi semua orang yaitu:

  1. Kedua gerakan tersebut harus mengedepankan tata kelola pemerintahan yang inklusif dan kerjasama yang luas.
  2. Memobilisasi sumber daya dan menyelaraskan investasi.
  3. Mengutamakan pendekatan holistik untuk pengembangan yang berbasis manusia (people-centered development), dimana perlu adanya integrasi penuh atas kebutuhan kesehatan di masyarakat.
  4. Harus mengatasi permasalahan dasar social determinants of health, mulai dari intervensi biomedis, sistem kesehatan yang kuat dan pembiayaan kesehatan yang adil.
  5. Yang terakhir adalah meningkatkan akuntabilitas.

Dengan memperkuat agenda bersama ini, gerakan penanggulangan HIV dan AIDS serta UHC memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meningkatkan kesehatan sebagai hak seluruh manusia secara global tanpa ada yang ditinggalkan.

Selengkapnya: http://www.thelancet.com/journals/langlo/article/PIIS2214-109X(15)00273-9/fulltext